Mau Renovasi Rumah Minimalis? Perhatikan 3 Hal ini!

0
76

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin merenovasi rumahnya. Beberapa diantaranya adalah karena sudah lama dan lapuk, atau bisa juga dikarenakan ingin menambah ruangan dan ingin mengganti desain rumah.

Renovasi rumah dapat dilakukan secara total maupun sebagian. Renovasi total perlu pembongkaran dan desain baru untuk mendapat hunian baru di atas lahan rumah lama. Sedangkan untuk renovasi sebagian dapat dilakukan secara bertahap dan dimulai dari ruangan atau bagian yang ingin direnovasi terlebih dahulu.

Jika rumah Anda merupakan desain rumah minimalis, ada 3 hal penting yang harus dipertimbangkan sebelum memulai merenovasi. Apa saja? Simak uraiannya di bawah ini.

  1. Membuat Perencanaan yang Matang

Anda memerlukan perencanaan yang matang sebelum memutuskan untuk memulai merenovasi rumah. Perencanaan juga akan semakin memerlukan waktu yang lebih banyak saat Anda ingin merenovasi rumah minimalis secara total. Selain untuk mempersiapkan desain rumah minimalis yang baru, Anda juga perlu mempersiapkan budget yang terbilang tak sedikit. Pasalnya, Anda harus menyediakan dana untuk pembongkaran, pembersihan dan memulai pembangunan. Budget lebih rendah jika Anda hanya ingin merenovasi rumah secara sebagian. Keduanya tetap harus direncanakan sejak jauh hari agar hasilnya maksimal.

  1. Pahamilah Karakteristik Lahan Anda

Hal berikutnya adalah berkaitan dengan lahan di mana lokasi rumah Anda. Untuk mengurangi dampak lingkungan yang selama ini Anda rasakan pada rumah minimalis lama, sebaiknya Anda memahami betul bagaimana karakteristik lahan Anda tersebut. Dengan demikian, Anda dapat merencanakan pencegahan-pencegahan terhadap dampak lingkungan yang kemungkinan akan terjadi. Misalnya, jika rumah Anda dibangun pada lahan yang gersang, sebaiknya mulailah untuk merencanakan menyediakan sedikit lahan untuk membuat taman di depan rumah. Anda juga dapat menanam banyak pohon atau bunga di sekitar rumah Anda agar tidak terlalu panas. Selain itu, gunakan cat rumah bagian luar yang dapat memantulkan cahaya sehingga suhu di dalam rumah dapat terkontrol dengan baik.

  1. Mengetahui Kebutuhan Penghuni Rumah

Untuk menunjang kenyamanan di dalam rumah, Anda perlu memahami kebutuhan masing-masing penghuni. Misalnya, Anda memiliki anak yang tengah duduk di bangku kuliah, sebaiknya Anda membuatkan ruangan khusus untuk membaca dan menyimpan koleksi buku. Jika istri Anda hobi  memasak, Anda dapat pula merenovasi dapur agar menjadi lebih luad dan nyaman agar kegiatan memasak semakin menyenangkan.